Kitalah Wajah Negeri Ini

Pada pertengahan tahun 70-an di Hangzhou, China, seorang guru geografi sedang mengajar kepada murid-murid sekolah menengah lokal. Cara mengajar guru ini cukup menarik, ia sering menyelipkan cerita pengalaman hidupnya yang berkaitan dengan materi pelajaran. Murid-murid tidak bosan mengikuti kelasnya. Kali ini ia menceritakan pengalamannya saat berjalan-jalan di Danau Barat.

Sang guru mengisahkan ada beberapa orang asing menghampirinya. Mereka bertanya beberapa hal tentang tempat-tempat di sekitar danau itu dan tentang geografi China. China saat itu lebih tertutup dari sekarang ini, sangat sedikit orang yang mengerti bahasa asing. Untungnya kemampuan bahasa Inggris guru ini cukup baik. Ditambah kemampuan menjelaskannya yang baik, ia bisa menjawab berbagai pertanyaan turis-turis ini.

Di akhir cerita, guru ini berkata, “Kalian semua harus belajar geografi, tapi lebih penting lagi bagi kamu untuk belajar bahasa Inggris. Jadi, ketika ada turis asing yang bertanya padamu dan kamu tidak bisa menjawabnya, kamu akan mempermalukan semua orang China.”

Pelajaran yang diberikan guru itu dicerna dengan sangat baik oleh murid-muridnya. Lebih dari sekadar mampu berbahasa Inggris dengan baik, setiap muridnya harus mampu memberikan penjelasan yang memadai kepada orang lain, terutama orang-orang asing.

Setiap murid merepresentasikan bangsa China secara keseluruhan. Jika satu saja dari mereka tidak mampu mempresentasikan China, baik menjelaskan orang-orangnya, budayanya, sejarahnya, alamnya, industrinya, warga negara lain bisa saja menganggap semua orang China memang seperti itu. Hal itu sangat mempermalukan China.

Begitu pula dengan kita di Indonesia, kemampuan kita dalam mempresentasikan negeri ini, komunitas kita, produk kita, kapasitas kita, akan sangat menentukan pandangan orang banyak tentang bangsa kita. Turis hanya akan berlibur ke negeri ini jika ada orang yang mempresentasikan keindahan dan keistimewaannya. Bangsa lain hanya mau menggunakan produk-produk unggul karya anak bangsa jika ada yang mempresentasikan manfaatnya dengan baik. Pemerintah negeri lain ataupun perusahaan asing hanya mau bekerja sama dengan Indonesia hanya jika ada orang yang mempresentasikan mutual benefit yang akan didapat.

Hanya kitalah, orang Indonesia, yang seharusnya mempresentasikan potensi bangsa ini. Sebagai apa pun, kita adalah wajah dari negeri ini, kita semua perlu mampu mempresentasikan Indonesia dengan baik.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s